<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Daniel</title>
	<atom:link href="http://danielpmails.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://danielpmails.wordpress.com</link>
	<description>Yang Telah Terbit</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Sep 2008 04:39:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='danielpmails.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Daniel</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://danielpmails.wordpress.com/osd.xml" title="Daniel" />
	<atom:link rel='hub' href='http://danielpmails.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kuapku Ada Karena Kuapmu</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com/2008/09/06/kuapku-ada-karena-kuapmu/</link>
		<comments>http://danielpmails.wordpress.com/2008/09/06/kuapku-ada-karena-kuapmu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 02:46:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Den</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hal Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rahmadanil.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Hoahm&#8230;.Yang satu ini tidak seorang pun mampu menahannya. Menguap. Ya, gerakan refleks ini sering terjadi ketika seseorang mulai mengantuk. Uniknya, menguap dapat merangsang orang lain disekitarnya ikut menguap setelah beberapa saat. Bahkan ada yang mengatakan, 55 % orang yang melihat orang lain menguap, lima menit kemudian orang tersebut ikut menguap. Wah. Kok bisa ya. Dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=126&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_182" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><a href="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/baby2.jpg"><img class="size-medium wp-image-182" title="Baby" src="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/baby2.jpg?w=160&#038;h=118" alt="Baby menguap" width="160" height="118" /></a><p class="wp-caption-text">Anakku sayang menguap</p></div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hoahm&#8230;.</strong>Yang satu ini tidak seorang pun mampu menahannya. Menguap. Ya, gerakan refleks ini sering terjadi ketika seseorang mulai mengantuk. Uniknya, menguap dapat merangsang orang lain disekitarnya ikut menguap setelah beberapa saat. Bahkan ada yang mengatakan, 55 % orang yang melihat orang lain menguap, lima menit kemudian orang tersebut ikut menguap. Wah. Kok bisa ya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-126"></span>Dalam paru-paru kita ada organ yang disebut alveoli, kaya akan oksigen. Alveoli mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, dan menyedot karbon dioksida. Bila alveoli kekurangan pasokan oksigen, ibarat balon kekurangan gas, alveoli akan mengempes. Akibatnya paru-paru menjadi ‘kejang’. Untuk mengatasi kekurangan itu, otak merangsang saraf motorik melakukan sesuatu yakni dengan menguap. Sehingga, pasokan oksigen normal kembali. Ketika kita menguap tanpa disadari mulut terbuka lebar. Aktivitas ini disebut dengan senam kesegaran paru-paru, itu artinya menguap sangat penting.</p>
<p style="text-align:justify;">Trus, kok bisa sih kita bisa ikut-ikutan menguap, setelah melihat orang lain menguap? Nah, karena penasaran, para ahli melakukan sebuah percobaan pada simpanse. Seekor simpanse diperlihatkan sebuah video yang memperlihatkan simpanse lain menguap. Aneh bin ajaib, ternyata simpanse yang menonton ikut-ikutan menguap. wah&#8230; wah&#8230;apa  menguap itu menular ya?<br />
Sebuah studi yang dilakukan  beberapa ilmuwan dari Helsinki University of Technology dan Research Centre Julich, Jerman membuktikan kuap itu menular. Penularan ini disebut juga penularan secara neurophysiological. Sebab tidak melibatkan mekanisme fisik otak. Saat penularan terjadi, wilayah periamygdalar kiri di otak tidak aktif. Semakin banyak orang yang menguap setelah melihat orang lain menguap, wilayah ini semakin tidak aktif. Jadi, penularan menguap merupakan gejala psikologis yang bekerja tanpa pemahaman aksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Para ilmuwan menduga, fenomena kuap yang menular sudah terjadi sejak zaman dulu kala. Digunakan sebagai cara berkomunikasi. Penularan kuap juga membantu manusia purba mengomunikasikan tingkat kewaspadaan kepada yang lain dan mengkoordinasi jadwal tidur. Jadi, memang, bisa dibilang, kuapku ada karena kuapmu, gitu&#8230;. <strong>(Rahmadanil)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danielpmails.wordpress.com/126/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danielpmails.wordpress.com/126/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danielpmails.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danielpmails.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=126&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danielpmails.wordpress.com/2008/09/06/kuapku-ada-karena-kuapmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fca24e931adf738ce762d17468374577?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Den</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/baby2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Baby</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kamu Juga Bisa Hemat</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/kamu-juga-bisa-hemat/</link>
		<comments>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/kamu-juga-bisa-hemat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 05:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Den</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rahmadanil.wordpress.com/2007/12/03/kamu-juga-bisa-hemat/</guid>
		<description><![CDATA[Kamu-kamu yang biasa dapet uang saku bulanan terkadang kesulitan ngelolanya. Kadang-kadang minus, ya terpaksa minta lagi. Kalau keseringan pastinya diomelin dong, “Dikemanain tuh duit belum sebulan udah habis.” Duh gimana dong solusinya? Kalau gitu, coba deh tips-tips berikut: Hitung uang di depan ortu saat menerimanya. Bila ada kekurangan bisa diatasi, tapi kalau lebih jangan didiemin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=117&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a title="reksa.jpg" href="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/reksa.jpg"><img src="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/reksa.jpg?w=145&#038;h=109" alt="reksa.jpg" width="145" height="109" align="left" /></a>Kamu-kamu yang biasa dapet uang saku bulanan terkadang kesulitan ngelolanya. Kadang-kadang minus, ya terpaksa minta lagi. Kalau keseringan pastinya diomelin dong, <em>“Dikemanain tuh duit belum sebulan udah habis.” Duh gimana dong solusinya? Kalau gitu,</em> coba deh tips-tips berikut:</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span style="font-weight:bold;">Hitung uang di depan ortu saat menerimanya</span>. Bila ada kekurangan bisa diatasi, tapi kalau lebih jangan didiemin aja, bersikaplah yang jujur.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span id="more-117"></span><span style="font-weight:bold;">Buat anggaran kebutuhan</span>. Rancang sedemikian rupa anggaran belanjamu, yang peting jangan sampai minus. Buat aggaran sebijaksana mungkin, prioritaskan seperti transpor, jajan, atau uang kas. Sesekali selipkan anggaran uang refreshing.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span style="font-weight:bold;">Pisahkan menurut anggaran</span>. Supaya nggak pusing bin nyampur, pisahkanlah uang tersebut sesuai dengan anggaran dan masukkan ke dalam amplop.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span style="font-weight:bold;">Simpan di tempat yang aman</span>. Simpam amplop-amplop tersebut di tempat yang aman, kalau tidak bisa-bisa kamu nangis bombai kecolongan uang. So, pastinya di tempat yang nggak kejangkau oranglain kecuali kamu. Ingat, jangan lupa brankas kalau tak ingin angis bombai.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span style="font-weight:bold;">Koreksi keuangan</span>. Jangan sampai uang sakumu hilang tak berbekas. Catet semua pengeluaran maupun pemasukan. Seberapa besar pengeluaran dan kalaupun ada rejeki nomplok atau honor kamu ngajar les dan sebagainya ikut dicatet juga.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><span style="font-weight:bold;">Berwirausaha solusi jitu kanker</span>. Yahh, ini salah satu cara menambah uang sakumu. Banyak cara mencari tambahan uang saku seperti jualan souvenir unik sesama teman sekolah, jasa ketikan tugas, nulis di majalah dan yang pastinya gak ganggu belajarmu.</p>
<p align="justify">Jajan jangan belebihan. Belanjakan uang sakumu sesuai dengan anggaran  yang telah dibuat. Tahan dulu keinginan yang tidak mendesak. Salah satu strategi ngirit bawa bekal ke sekolah, hemat, kenyang dan terjamin kesehatannya. Hitung-hitung berpahal, kamu bisa puasa Senin Kamis.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Nabung, oke juga tuh. Kalau bawa bekal, kamu bisa nabung. Lumayankan buat persiapan masa depan. Paling nggak bantu bonyok beli buku, peralatan sekolah lainnya. Minimal buat beli sesuatu yang kamu suka. Well, rasakan manfaatnya. <a href="http://rahmadanil.blogspot.com" target="_blank"><strong>(Rahmadanil)</strong></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danielpmails.wordpress.com/117/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danielpmails.wordpress.com/117/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danielpmails.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danielpmails.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=117&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/kamu-juga-bisa-hemat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fca24e931adf738ce762d17468374577?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Den</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/reksa.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">reksa.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detektor kebohongan</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/detektor-kebohongan/</link>
		<comments>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/detektor-kebohongan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 04:48:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Den</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rahmadanil.wordpress.com/2007/12/03/detektor-kebohongan/</guid>
		<description><![CDATA[Mendeteksi kebohongan pada seseorang terbilang rumit. Sebab banyak kesulitan yang ditemui terutama memvisualisasikan kebohongan. Pembohong bisa saja mengatakan dirinya tidak berbohong karena bisa melakukan manipulasi pada ekspresi wajah. Solusi demi solusi ditemukan. Diantaranya ditemukannya detektor bohong konvesional yang disebut polygraph. Prinsip kerja alat ini berdasarkan laju pernafasan, tekanan darah, dan keluarnya keringat untuk mengetahui apakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=116&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="detektor-bohong.jpg" href="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/detektor-bohong.jpg"><img class="alignleft" src="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/detektor-bohong.jpg?w=187&#038;h=115" alt="detektor-bohong.jpg" width="187" height="115" align="left" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Mendeteksi kebohongan pada seseorang terbilang rumit. Sebab banyak kesulitan yang ditemui terutama memvisualisasikan kebohongan. Pembohong bisa saja mengatakan dirinya tidak berbohong karena bisa melakukan manipulasi pada ekspresi wajah.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-116"></span>Solusi demi solusi ditemukan. Diantaranya ditemukannya detektor bohong konvesional yang disebut polygraph. Prinsip kerja alat ini berdasarkan laju pernafasan, tekanan darah, dan keluarnya keringat untuk mengetahui apakah seseorang berbohong. Akan tetapi Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional AS mengkalim prinsip kerja polygraph dapat dimanipulasi dengan latihan fisik sehingga akurasi polygraph sulit diterima.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu salah satu perusahaan elektronik milik Korea menciptakan detektor dusta yang dinamakan Handy Truster Emotion Reader. Prinsip kerjanya dengan melihat warna suara yang diberasal dari frekuensi nada suara subjek. Kekuratan Handy Truster Emotion Reader hanya 85 %.</p>
<p style="text-align:justify;">Kali ini dari Indonesia, seorang pelajar PENS-ITS menciptakan detektor kebohongan dengan modal yang relatif murah. Cukup bermodal laptop atau komputer, webcam yang telah dimodifikasi dan software Pemograman Visual Basic 6.0. Prinsip perangkat itu berpatokan pada pupil mata subjek.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana mekanisme alat tersebut? Untuk menjalankan program ini komputer harus terinstall software Visual Basic 6.0. Kemudian webcam yang dikelilingi infrared disambungkan ke port USB komputer. Scanner tersebut dijepitkan pada pada topi yang posisinya tepat di depan mata. Kamera melakukan thresholding yang memisahkan bagian mata dengan pupil. Jika proses tersebut selesai, saatnya menghitung luas pupil mata dengan cara menghitung titik hitam pada frame. Barulah dilakukan penghitungan diameter pupil dengan rumus lingkaran biasa.</p>
<p style="text-align:justify;">elanjutnya setiap perubahan ukuran pupil mata, visualnya ditampilkan dilayar berbentuk grafik. Nah, sekarang melakukan eksekusi ke subjek dengan mengajukan pertanyaan. Kalau subjek berbohong akan terlihat perubahan diamater pupil mata lewat grafik. <a href="http://rahmadanil.blogspot.com" target="_blank"><strong>(Rahmadanil)</strong></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danielpmails.wordpress.com/116/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danielpmails.wordpress.com/116/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danielpmails.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danielpmails.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=116&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/detektor-kebohongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fca24e931adf738ce762d17468374577?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Den</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/detektor-bohong.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">detektor-bohong.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sinkroton intan, membaca naskah tertutup</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/sinkroton-intan-membaca-naskah-tertutup/</link>
		<comments>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/sinkroton-intan-membaca-naskah-tertutup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 03:17:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Den</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rahmadanil.wordpress.com/2007/12/03/sinkroton-intan-membaca-naskah-tertutup/</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat mengenal perkamen sejak tahun 500 SM sebagai media untuk menuliskan naskah-naskah penting maupun kitab suci. Namun, teks pada perkamen mudah rusak, sebab tintanya bersifat seperti gelatin. Bila perkamen diletakkan di ruangan bersuhu panas, gelatin mengering sehingga teks yang ada bisa hilang. Jika ditaruh di ruangan bersuhu dingin, gelatin mengenyal, membuat perkamen robek. Dalam festival [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=115&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 129px"><a title="papyrus.gif" href="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/papyrus.gif"><img src="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/papyrus.gif?w=119&#038;h=116" alt="papyrus.gif" width="119" height="116" align="left" /></a><p class="wp-caption-text">Perkamen</p></div>
<p align="justify">Masyarakat mengenal perkamen sejak tahun 500 SM sebagai media untuk menuliskan naskah-naskah penting maupun kitab suci. Namun, teks pada perkamen mudah rusak, sebab tintanya bersifat seperti gelatin. Bila perkamen diletakkan di ruangan bersuhu panas, gelatin mengering sehingga teks yang ada bisa hilang. Jika ditaruh di ruangan bersuhu dingin, gelatin mengenyal, membuat perkamen robek.</p>
<p align="justify"><span id="more-115"></span>Dalam festival sains di Inggris sejumlah peneliti di Inggris memamerkan teknologi membaca perkamen tanpa membuka perkamen. Alat dengan teknik sinkroton intan itu memiliki cahaya 10 juta lebih terang dari cahaya matahari. Radiasinya mampu menembus materi seukuran molekul bahkan seukuran atom.</p>
<p align="justify">Dengan teknik sinkroton, para ilmuwan dari Universitas Cardiff mengembangkan teknologi membaca perkamen menggunakan prinsip tomografi sinar-X. Sinar-X yang digunakan sangat kuat guna menyinari perkamen. Hasil tomografi berupa gambar tiga dimensi isi perkamen. Dengan demikian, para ilmuwan dapat melihat jelas kata per kata perkamen. Tidak itu saja, keuntungan lain tomografi sinar-X ialah memperbaiki struktur perkamen yang rusak. Proses tomografi sinar-X menggunakan logaritma komputer yang akan memisahkan gambaran tiga dimensi perkamen awal ke perkamen baru. Akan tetapi, ilmuwan mendapatkan tantangan baru berkenaan dengan ketebalan materi yang ditomografkan. Sepanjangan penelitian, sinkroton intan hanya dioptimalkan pada perkamen yang tipis. Mereka berhasrat melakukan hal yang sama pada arsip yang lebih tebal dari perkamen layaknya buku.</p>
<p align="justify">Penelitian tersebut mendapatkan respon positif dari lembaga kearsipan nasional Inggris. Lembaga kearsiapan Inggris mendermakan beberapa perkamen kuno yang berasal dari abab 18.  Dengan adanya sinkroton intan, efesiensi kerja kerasipan dapat dicapai dan dokumen-dokumen penting yang kondisinya genting terselamatkan. <strong>(Rahmadanil) </strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danielpmails.wordpress.com/115/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danielpmails.wordpress.com/115/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danielpmails.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danielpmails.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=115&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danielpmails.wordpress.com/2007/12/03/sinkroton-intan-membaca-naskah-tertutup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fca24e931adf738ce762d17468374577?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Den</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2007/12/papyrus.gif" medium="image">
			<media:title type="html">papyrus.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kunci Rahasia Lansia Berpuasa, Hindari Santan!</title>
		<link>http://danielpmails.wordpress.com/2007/11/09/kunci-rahasia-lansia-berpuasa-hindari-santan/</link>
		<comments>http://danielpmails.wordpress.com/2007/11/09/kunci-rahasia-lansia-berpuasa-hindari-santan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Nov 2007 11:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Den</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rahmadanil.wordpress.com/2007/11/09/kunci-rahasia-lansia-berpuasa-hindari-santan/</guid>
		<description><![CDATA[Umur sering menjadi kendala melaksanakan ibadah, salah satunya berpuasa. Realitanya pada mereka yang berusia lanjut (lansia) berpuasa hanya kenangan di masa muda. Namun, ‘senior’ ini ada juga kekeh melaksanakan ibadah wajib bagi setiap Islam. Meskipun Islam sendiri mentoleril bila tak mampu mengerjakannya, boleh digantikan dengan membayar fidiyah. Hasil survei Poliklinik Geritri RSCM bulan Agustus 2007 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=112&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_199" class="wp-caption alignleft" style="width: 168px"><a href="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/grandmother1.jpg"><img class="size-medium wp-image-199" title="grandmother" src="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/grandmother1.jpg?w=158&#038;h=224" alt="&quot;Senior&quot;" width="158" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">&quot;Senior&quot;</p></div>
<p align="justify">Umur sering menjadi kendala melaksanakan ibadah, salah satunya berpuasa. Realitanya pada mereka yang berusia lanjut (lansia) berpuasa hanya kenangan di masa muda. Namun, ‘senior’ ini ada juga kekeh melaksanakan ibadah wajib bagi setiap Islam. Meskipun Islam sendiri mentoleril bila tak mampu mengerjakannya, boleh digantikan dengan membayar fidiyah.</p>
<p align="justify">Hasil survei Poliklinik Geritri RSCM bulan Agustus 2007 lalu terhadap lansia berumur 64-83 tahun menunjukkan, 91 persen lansia bertekad tetap berpuasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Delapan puluh persen lansia mengaku berpuasa sebulan penuh, hanya 20 persen saja menyatakan tidak berpuasa sebulan penuh. Dengan semakin menuanya para lansia, kondisi fungsi organ tubuh ‘senior’ pun mulai mengalami kemunduran. Kala berpuasa lansia acapkali mederita hipoglikimia. Ini terjadi saat lansia terlalu banyak beraktivitas, bahkan menurunnya fungsi ginjal tidak dirasakan.</p>
<p align="justify"><span id="more-112"></span>Tubuh boleh saja ringkih, namun motivasi yang kuat untuk berpuasa tidak dapat mencegah. Meskipun demikian sebaiknya sebelum perpuasa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter, terutama lansia yang pernah mengidap penyakit yang justru membahayakan dirinya jika berpuasa. Penting kiranya lansia memerhatikan kondisi selama berpuasa terutama hal-hal riskan. Selama berpuasa kecukupan asupan cairan lansia perlu disoroti. Nah, yang sering jadi masalah lansia cendrung malas minum. Tidak itu saja, saat berpuasa tubuh mengalami perubahan fisiologis dan psikologis seperti: lelah, lemah, dan bingung. Kondisi ini mengakibatkan cairan tubuh menurun hingga 60 persen, sehingga lansia rentan dehidrasi (kehilangan cairan tubuh). Untuk itu, penuhi juga kebutuhan cairan sebanyak 1,5 &#8211; 2 liter/hari agar gangguan fungsi ginjal diminimalisir.</p>
<p align="justify">Tidak saja asupan cairan tubuh menurun, asupan kalori pun menurun sekitar 12-15 persen, meningkatnya kadar antioksidan, menurunkan radikal bebas. Refill kalori dilakukan ketika berbuka. Namun, fenomena yang sering terjadi aksi ‘balas dendam’ dengan mengisi perut sekenyang-kenyangnya saat berbuka. supaya asupan kalori yang masuk aman bagi kesehatan hindari takjil berpemanis buatan dan berlemak (santan) karena memicu naiknya kadar gula darah. Takjil berlemak (santan) sulit dicerna, sebab butuh waktu untuk memutus rantai ikatannya. Sebagai gantinya, berbukalah dengan air putih dan kurma mengandung gula serat, karbohidrat, kalium, dan magnesium yang membantu penyerapan air ke dalam sel dan jangan lupa mengonsumsi buah-buahan segar.</p>
<p align="justify">Termotivasi agar kuat di siang hari, saat sahur makan sekenyang-kenyangnya. Pola seperti ini jangan dilakukan. Cukup makan sekadarnya, sebab sahur berlebihan meningkatkan kadar gula darah yang merangsang tubuh mengeluarkan insulin lebih banyak. Akibatnya, tubuh kelebihan lemak. Jika tubuh kelebihan lemak, bukannya kuat justru sebaliknya. Jenis makanan yang bagus lagi sehat yakni enteng dikunyah dan mudah dicerna. Jangan lupa perbanyak mengonsumsi makanan berserat yang baik untuk percernaan terutama sayuran. Waktu luang lansia jangan diisi dengan tidur melulu. Sebaiknya diisi dengan kegiatan yang menyenangkan misalnya menyulam, merajut, mengurusi hewan piaraan, atau sekadar mengisi TTS.</p>
<p align="justify">Aktivitas di atas berefek positif yang memperlancar aliran darah, sehingga tubuh tak mudah loyo. Berolah raga ringan di sore hari seperti jalan-jalan santai, boleh saja dilakukan. Selain menyehatkan jantung, ini bisa memberikan kebugaran dan semangat pada yang bersangkutan. Jika lansia mengidap hipertensi dan asam urat Kedua penyakit ini langganan lansia. Supaya lansia pengidap asam urat aman berpuasa hindari mengonsumsi makanan jasbuket (jerohan, alkohol, sarden, burung dara, unggas, kaldu, emping dan tape). Semantara lansia yang mengidap hipertensi (darah tinggi) disarankan untuk tidak memakan makanan yang gurih-gurih serta mengandung bumbu penyedap, pengawet (natrium benzoat, natrium glutamat), seperti teh kotak, kue-kue yang kering, sarden, dan lainnya. Kalau pun terpaksa ia harus minum minuman yang mengandung pengawet dan harus segera minum air putih yang banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan yang paling penting bagi pengidap hipertensi, harus memperbanyak makan makanan berserat, agar tidak sulit buang air besar. Kalau penderita hipertensi sampai mengejan saat buang air besar, biasanya menyebabkan tensi naik dan mengalami serangan stroke atau serangan jantung. Tensi juga bisa turun mendadak, karena ada reflek di daerah leher, sehingga bisa langsung jatuh dan meninggal mendadak. Karena itu, diet yang baik pada lansia adalah minum yang cukup, karena minum memperlancar buang air besar. Sekedar mengingatkan, lansia tidak melakukan ibadah berlebihan (diporsir). Apabila merasa lelah saat beribadah diminta untuk segera istirahat. Setelah itu baru dilanjutkan lagi ibadahnya. <a href="http://rahmadanil.blogspot.com" target="_blank"><strong>(Rahmadanil)</strong></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/danielpmails.wordpress.com/112/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/danielpmails.wordpress.com/112/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/danielpmails.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/danielpmails.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=danielpmails.wordpress.com&amp;blog=4914734&amp;post=112&amp;subd=danielpmails&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://danielpmails.wordpress.com/2007/11/09/kunci-rahasia-lansia-berpuasa-hindari-santan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/fca24e931adf738ce762d17468374577?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Den</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rahmadanil.files.wordpress.com/2008/09/grandmother1.jpg?w=201" medium="image">
			<media:title type="html">grandmother</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
