Pede Aja Lagi!!!

Tak semua remaja mampu tampil pe de di depan umum. Minimal mampu bersosialisasi dengan koleganya yang diuntai dengan hubungan yang harmonis. Dalam pencaturan mencari teman, memang kamus tidak percaya diri harus dibuang jauh-jauh. Karena rasa tidak pede adalah benalu pada diri kamu. Sebenarnya bukan lingkunganmu yang nggak bikin kamu confidence, but yourself make it. Atau mungkin kamu yang tidang terlalu rame alisa pendiam, ini malah bikin kamu kuper atau ngerasa diperhatiin. Mungkin kurang pedenya kamu berjangkit karena kamu merasa kurang oke dengan penampilan sendiri. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi ciutnya rasa confidence kamu. Such as, badan kurang atletis, tubuh kurang jangkung, atau kamu gak pede make kacamata yang melorot bahkan tebal.

Don’t worried about it. Rileks saja, jangan terlalu dipikirkan, be yourself. Rasa percaya dirimu akan terkubur terus jikalau kamu terus memberikan spekulasi yang berlebihan terhadap dirimu sendiri. Cobalah tips berikut yang mungkin akan merangsang kembali rasa pedemu untuk mengembangkan sayapnya.

Tampilah apa adanya. Jangan pernah untuk menjelekan diri sendiri. Yang harus kamu lakukan adalah bertindak dan bersikap kepada orang-orang yang telah lama kamu kenal, sehingga kamu enjoy dengan mereka. En, jangan terlalu melirik diri ketika berkenalan dengan orang yang baru kamu kenal.

Rileks, membuat kamu sedikit kendor. Fokuskan pembicaraan dengan teman baru ataupun dengan ‘orang-orang lama’. Hindari gugup yang berlebihan, karena itu membuatmu sedikit down dan merasa risih. Jangan merasa kamu minus dari mereka.

Jujur, adalah kunci percaya diri. Sifat jujur akan melahirkan keterbukan dengan orang lain. Banyak orang yang lebih suka membicarakan metamorfosanya. Nah, ini peluang buat kamu untuk menghangatkan suasana dengan membuat topik pembicaraan yang lebih inovatif.

Tekanlah imajinasi kamu yang terlalu melesat jauh. Tenggelamkan khayalanmu yang membayangkan orang lain menilai kamu dengan penilaian yang negatif. Dan coba berhenti untuk memikirkan kata-kata yang tidak pasti atau bimbang seperti ‘pasti begini/pasti begitu’.

Hati-hatilah dalam mengajukan pertanyaan atau menjawab. Pikirkan matang-matang argumen yang akan meluncur dari mulutmu. Dan mulailah untuk menghipnotis lawan bicara anda. Terkadang sikap kamu yang tidak santai, membuat kamu risih. Tapi cobalah untuk rileks. Ketika kamu berbicara ikutsertakan tanganmu untuk berekspresi. Jangan kaku seperti komandan upacara saja. Ingat santai aja bro, santai akan menjadi killer bagi penyakit kurang pedemu. Kapanlagi.com, Rahmadanil SMA Semen Padang. Diterbitkan di p’mails edisi 66 Tahun II 17 Desember 2006

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: