Sekuntum Mawar dari UJ

Judul : Sekuntum Mawar Untuk Remaja

Penulis : Ustadz Jefri Al-Bukhori

Cetakan : kesembilan, Mei 2006

Halaman : 168 hlm

Penerbit : Pustaka Al-Mawardi

Eksistensinya dalam dunia dakwah sangat populer. Tak heran lagi kalau Ustadz Jefri Al-Bukhori terkadang sering menyinggung masalah remaja. Apalagi memberikan ceramah kepada para remaja. Seakan-akan persoalan remaja tidak habis-habisnya menjadi buah bibir. Memang kontribusi seorang Ustadz Jefri merupakan sumbangsih dan kepedulian terhadap dunia remaja yang sangat besar. Boleh dibilang kalau ustadz yang satu ini sebagai pemerhati remaja.

>Tak cuma berdakwah lewat media elektronik saja. Kali UJ akan memberikan “Sekuntum Mawar Untuk Remaja” lewat bukunya. Buku ini menelisik dunia remaja yang didominasi oleh tindak tanduk negatif dan cendrung berkiblat kepada hal-hal akan menghancurkan masa depan remaja itu sendiri. Karena remaja cendrung labil dan sangat rentan terhadap problem yang menyulitkan mereka. Terkadang persoalan kecil dapat menyulut tawuran antarpelajar. Karena remaja memberi celah kepada ego sehingga kehilangan kontrol. Dan dalam pencarian jati diri remaja yang manisfestasinya yang berseberangan dengan agama. Yang membuat remaja banyak jatuh dalam kubangan yang merugikan bahkan membunuh masa depan yang gemilang. Karena problematika remaja yang tidak mendapat respon dari keluarga, teman bahkan lingkungan mengantarkan remaja itu sendiri untuk memilih NARKOBA sebagai teman. Dan tak jarang kita mendengarkan bahkan menyaksikan di media massa remaja yang frustasi lebih memilih bunuh diri untuk menghilangkan beban masalah yang ada di benaknya.

Berjubel masalah remaja yang meresahkan mereka. Mulai masalah percintaan hingga takut dengan dunia ghaib. Apalagi bagi remaja yang baru menginjak usia 17 atau yang baru mengalami masa pubertas. Spesifiknya lagi kepada remaja muslim. Mereka terkadang dibelit dengan masalah yang seusia mereka. Seperti masalah apakah boleh berpacaran dalam Islam? Bagaimana pacaran menurut kacamata Islam? Lantas bagaimana dengan perayaan tahun baru? Masih banyak masalah remaja yang mungkin belum mereka ketahui. Apalagi dileme ini sudah menjadi kebiasaan mereka.

Tak luput juga kepada ABG yang duduk di bangku SMA. Pergaulan mereka lebih luas. Seperti yang kita lihat kondisi remaja SMA yang cendrung konsumtif terhadap mode. Bahkan ada yang sudah menjalani pergaulan yang kurang kondusif. Pergaulan yang bebas masih banyak terjadi di kalangan remaja. Bahkan mereka tidak lagi menghiraukan lagi virginitas dan keperjakaan. Meskipun hal ini sering dianggap tabu. Tapi begitulah realitasnya. Remaja yang sedang kasmaran tentunya sangat mencurahkan kasih sayang bahkan rela melakukan apapun demi sang kekasih pujaan hati. Hari yang paling ditunggu adalah valentine day. Di mana sang kekasih akan memberikan kejutakan yang mungkin tak terlupakan. Begitu juga dengan nuansa yang romantis– juga merupakan idaman setiap remaja. Tentunya ini harus dikaji ulang lagi. Perbuatan yang selama ini dilakukan. Apakah benar ada istilah pacaran dalam Islam? Dan bagaimana problem virginitas dan euphoria hingga bola mania menurut kacamata Islam.

“Sekuntum Mawar Untuk Remaja” akan memberikan jawaban-jawaban yang relevan dengan problem di atas. Dengan lugas Ustadz Jefri memaparkan masalah yang sering melanda bahkan membingungkan remaja muslim sendiri. Bahasa yang meremaja dan sangat mudah dipahami tentunya akan memudahkan pembaca untuk memahami buku ini. Ayat suci Al-Qur’an sebagai landasan, tentunya akan memberikan kekuatan dan kepastian terhadap persoalan yang diangkat. Tidak terasa saja kalau buku ini merupakan buku yang bernafaskan dakwah. Bahkan serasa membaca novel yang membuai pembaca, karena penulis mengemasnya dalam bentuk yang fleksibel dan tidak monoton. Buku ini sangat menarik untuk dibaca, tidak saja dari sisi bahasanya. Akan tetapi buku ini memberikan pandang terhadap film yang menuai kontroversi dari lapisan masyarakat. Tentunya lebih memudahkan remaja untuk memahami jawaban permasalahan tersebut.

Tidak saja sekadar buku dakwah, akan tetapi buku ini pandang yang diberikan kepada kalangan remaja muslim khususnya. Dan setidaknya membangkit spirit baru remaja muslim yang energik. Serta dapat menjadi teman yang memberikan solusi. Remaja merupakan harapan bangsa yang akan mengomandoi negara ini. Kemana arah negara dan kemajuan suatu negara bergantung kepada generasi muda dan remaja merupakan estapet pemimpin sekarang. (Rahmadanil, pecinta buku–SMA Semen Padang. Telah diterbitkan di P’mails edisi 64 Tahun II 03-09 Desember 2006)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: