Jangan Lihat Jendernya

Meskipun telah lulus dari SMA atau SMK masing-masing, akan tetapi ikatan antara guru dengan siswanya tidak akan pernah putus. Ternyata sekolah masih memberikan kontribusi pada siswa yang telah lulus terutama dalam menghadapi SPMB ini. Tentunya kontribusi ini berupa konsultasi belajar atau pemilihan jurusan. “Ada juga kami dari guru-guru memberikan konsultasi bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Eka Teresia, S. Pd., guru KWN SMA Baiturrahma Drs. Ufrizal, kepala sekolah MAN 2 Padang juga menjelaskan, “Tidak ada konsultasi khusus buat mereka. Akan tetapi bila mereka ingin ber-konsultasi dengan guru yang bersangkutan pihak sekolah dengan tangan terbuka menerima.”

Pilah-pilih perguruan tinggi atau universitas kadang membingungkan. Elly Gusniarti, S.Pd., menyarankan, “Memilih perguruan tinggi itu tergantung selera, minat, bakat, potensi kognitif serta kemapanan ekonomi. Karea semakin jauh perguruan tinggi yang dipilih, biaya yang dikeluarkan pun bertambah.”

Bicara seputar memilih PTN atau PTS, Drs. H.M Natsirman dosen STIT yang sekaligus pengawas SMP/SMA/SMK ini berpendapat “Pilihlah jurusan mana yang sangat-sangat dibutuhkan pasar. Jangan lihat jendernya negeri atau swasta.” Dosen ini juga memberikan strategi khusus beliau diantaranya: rajin membahas soal, sehingga tahu model soal-soal SPMB itu seperti apa, kuasai materi, mengikuti bimbingan piskologis, dan jangan lupa berdo’a.

Helmi, S.Psi, juga menjelaskan secara gamblang. Pengasuh tanya jawab islam di Radio Dhara ini menjelaskan “Kualitas jebolan PTN dan PTS itu tak jauh beda. Malahan ada lulusan dari PTS yang sukses ketimbang lulusan PTN, meskipun biaya kuliah PTS realtif mahal. Yang paling penting ialah kemampuan pribadi. Kuliah di PTN dan PTS itu tak masalah.” Dosen STIT ini beragumen, “Bimbel tidak menjamin lulusnya anak didik mereka di SPMB kelak. Kebanyakan, siswa yang belajar tanpa bimbel tapi memiliki semangat yang tinggi serta percaya diri, Insya Allah akab berhasil asalkan do’anya jang lupa.”

(Dirangkum oleh Rahmadanil/ SMA Semen Padang atas laporan Sri Novia Ali/ SMAN 2 Pariaman, Nuliana Rahayu/ SMAN 2 Pariaman, Desriance/ MAN 2 Padang, Finda Andam Dewi/ SMA Baiturrahmah, Winerli Septevani, SMAN 1 Padang)

Satu Tanggapan

  1. maaf, sdh bbrp kali lht blog ini tp blm sempat nanya2.
    kakak sma nya dulu dimana?di MAN2? kak Desriance tu kak yance ya??oh, kayaknya g deh. aduuh, mohon dijawab ya kak…
    terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: