Menguak Tabir Pengaweta Mumi

Blog EntryBerbagai sumber, Rahmadanil

Selama ini para ahli berusaha memecahkan rahasia pengawetan mumi. Menurut teori daging yang dikubur di dalam tanah maupun yang ditempatkan pada tempat yang terbuka akan membusuk dan terurai akibat aktivitas bakteri. Namun, di tubuh mumi tidak ditemukan adanya aktivitas bakteri. Hal ini mengakibatkan tubuh mumi tetap awet.

Selama ini diketahui ada beberapa cara untuk menghambat aktivitas bakteri, seperti menyimpan daging pada lingkungan ekstrem (panas dan dingin yang tinggi), ruang hampa udara, dan dimasukan ke dalam air yang mengandung sulfur. Akan tetapi, keadaan tersebut tidak pernah dilakukan terhadap mumi yang disimpan dalam piramida.

Riset demi riset terus dilakukan untuk menyibak tabir mengapa mumi dapat awet hingga ribuan tahun. Salah satu riset yang menguak misteri itu ialah dilakukan sebuah lembaga riset pertanian Amerika. Riset tersebut menggunakan beberapa ekor ayam sebagai kelinci percobaan. Ayam-ayam tersebut dimasukan ke dalam dua ruangan yang terkontaminasi bakteri pembusuk. Ruangan pertama diberi ion negatif sedangkan ruangan kedua tidak. Setelah menunggu beberapa waktu, riset pun menunjukkan hasilnya. Kondisi ayam di ruang yang diberi ion negatif tetap sehat. Sementara itu kondisi ayam di ruangan kedua telah menemui ajal.

Setelah diteliti lebih mendalam penyebab tidak matinya ayam di ruangan pertama ialah ion negatif. Ion negatif merupakan ion yang tidak stabil atau ion yang elektron bebasnya terlepas. Akibatnya, ion tersebut selalu mencari pasangan agar tetap stabil. Prinsip kestabilan ion inilah yang dimanfaatkan oleh masyarakat Mesir untuk mengawetkan mumi. Ruangan tempat mumi bersemayam ternyata penuh dengan ion negatif. Ion negatif yang mengisi peti mumi itu berikatan dengan bakteri yang berada di dalam ruangan maupun di dalam peti. Ikatan yang terbentuk membunuh sekaligus menghentikan aktivitas bakteri. Menakjubkan, ternyata pengetahuan kita masa kini telah dimiliki ribuan tahun lalu oleh masyarakat Mesir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: