Macan Dahan Ganti Nama

BARU-BARU ini National Cancer Institute (NCI), AS mengeluarkan hasil tes DNA macan dahan yang di publikasikan pada jurnal Current Biology. Hasil tes DNA tersebut menyatakan bahwa macan dahan yang berada Kalimantan dan Sumatera harus mengganti nama. Macan dahan merupakan sejenis kucing berukuran sedang, dengan panjang tubuh mencapai 95cm. Hewan ini tergolong hewan nokturnal atau disebut juga hewan yang tidur pada siang hari dan aktif kala malam mulai menjelang. Keseharian macan pohon lebih banyak dihabiskan di atas pohon, ini sesuai dengan namanya.

Hasil tes DNA tersebut menyebutkan bahwa macan pohon yang menghuni Kalimantan dan Sumatera ini ternyata spesies baru. Ini terbukti dengan ditemukannya 36 sifat genetik yang berbeda dari macan dahan yang lain. 36 sifat genetik yang berbeda itu ditemukan oleh Valerie A. Buckley-Beason beserta koleganya. Penelitian ini melibatkan 109 macan dahan yang hidup di di berbagai wilayah yang berbeda. Tidak hanya itu saja, sifat genetik yang berbeda itu juga dibandingkan dengan singa dan harimau yang merupakan sama-sama kucing besar yang memiliki 56 sifat genetik.

Dengan ditemukannya sifat genetik yang berbeda dari macan dahan pada umumnya, Valerie A. Buckley-Beason dan rekan-rekan peneliti lainnya memutuskan mengganti nama Neofelis nebulosa diardi menjadi Neofelis diardi yang merupakan spesis baru macan dahan. Macan dahan ditemukan oleh Inggris Edward Griffith seorang naturalis pada tahun 1821, kemudian di beri nama ilmiah Neofelis nebulosa. Sekarang spesies baru ini diperkirakan hanya tersisa 5.000 hingga 11.000 ribu di Kalimantan dan antara 3.000 hingga 7.000 di Sumatera.

Neofelis diardi merupakan hewan karnivora sekaligus predator di hutan Kalimantan dan Sumatera. Menu makanan utama macan dahan ini ialah monyet, rusa, burung, dan kadal. Warna rambut macan dahan ini berwarna abu-abu yang lebih gelap daripada spesies sejenisnya dengan corak bergaris ganda di punggung. Pada umumnya motif macan dahan ini seperti awan yang kecil.

Harapan hidup macan dahan kini bergantung kepada kawasan konservasi. Kawasan konservasi tersebut ialah kawasan Heart of Borneo, hutan tropis di bagian tengah Borneo seluas 220 ribu kilometer persegi yang bulan lalu ditetapkan pemerintah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sebagai kawasan konservasi. (Rahmadanil)

Satu Tanggapan

  1. Trims infox.tlg tampilkn info ttg hewan2 langka lain.terutama yg habitatx di kaltim.trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: