Sendawa Sapi Picu Global Warming

Bersendewa dianggap tidak sopan, bukan berarti tidak boleh. Namun, bagi sapi perlu dicegah agar tidak banyak bersendawa. Hasil penelitian dari Institute of Grassland and Environmental Research, Inggris, menunjukkan bahwa sendawa sapi berpotensi meningkatkan global warming (pemanasan global).

Disenyalir sendawa sapi mengeluarkan gas metana—salah satu gas yang menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. Rata-rata seekor sapi yang sendawa mengeluarkan gas metana sebanyak 100 hingga 200 liter. Bila ada satusan sapi sendawa pada waktu yang bersamaan betapa banyaknya gas metana yang berhamburan ke atmosfer. Selain itu sektor pertanian dan peternakan turut menyumbang emisi gas metana sebanyak tujuh persen di Inggris.

Secara tidak langsung sendawa sapi turut andil bertambahnya efek rumah kaca. Akan tetapi, perlu dipertimbangkan bila dilakukan pengurangan populasi hewan memamahbiak tersebut karena menyangkut aspek kehidupan lainnya. Michael Abberton, peneliti dari Institute of Grassland and Environmental Research tengah menggodok formulasi makanan terbaru untuk ternak, khususnya sapi. Michael Abberton, menyarankan makanan yang tepat untuk sapi ialah makanan yang sarat akan protein, serat, dan gula seimbang. Semua kandungan akan mengurangi emisi gas metana yang keluar dari sendawa sapi.

Bila langkah alternatif tidak ditempuh, diperkirakan akhir abad ini akan terjadi kekeringan, badai, dan banjir akibat global warming. Sementara itu suhu bumi terus mengalami kenaikan dari dua hingga enam derajat celsius. (Rahmadanil)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: