Rahasi Bakteri Panjang Umur

Bakteri mampu hidup dalam suhu -0 oC

Makhluk mikroskopik yang pernah hidup 600.000 tahun silam ternyata masih hidup hingga sekarang. Renik yang mampu bertahan hidup di lingkungan keras itu ditemukan pada lapisan es wilayah timur laut Siberia, barat laut Kanada, maupun Antartika.

Para peneliti melakukan sejumlah riset mengapa makhluk hidup dari Kingdom Bacteria itu mampu bertahan hidup di lingkungan es dengan suhu jauh di bawah nol derajat. Hasil laboratoris menunjukkan bakteri memanfaatkan lingkungan es agar dapat memperpanjang usianya. Thomas Gilbert, salah satu anggota peneliti dari Universitas Kopenhagen, Denmark menjelaskan, “Semakin dingin lingkungan, daya tahan DNA makin panjang.”

Selama 600.000 tahun bakteri melakukan dormansi (tidur panjang) guna perbaikan struktur DNA-nya. Selama masa dormansi, bakteri tidak aktif namun bagian tubuh lainnya tetap melakukan metabolisme. Ini mendukung teori, makhluk ini dapat ditemukan Mars dan Europa—salah satu bulan Jupiter. Sebelumnya juga pernah ditemukan bakteri purba berumur 800.000 tahun, akan tetapi tidak memanfaatkan lingkungan sebagai momen perpanjangan umur.

Rahasia bakteri dapat memperpanjang usianya ialah dengan merevisi DNA terus menerus. Akan tetapi peneliti tidak menemukan DNA bakteri purba yang utuh, kalaupun ada itu telah dikodekan. Jumlahnya pun tidak banyak, hanya 100 nukleus (inti sel).

Bakteri purba yang ditemukan saat penggalian sebanyak 4.000 pasang. Hasil uji karbondioksida menunjukkan bahwa metabolisme bakteri tersebut masih bekerja. (Rahmadanil)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: